Jumat, 04 November 2011

Keberanian, jika kita memiliki ini kita takkan mengenal rasa takut sehingga takkan dihina orang.

Keberanian, jika kita memiliki ini kita takkan mengenal rasa takut sehingga takkan dihina orang.
Teman – teman pasti tidak asing dengan suatu kata yang sering kita dengar sejak dari kecil orang tua kita berkata untuk menjadi kaya dan sukses salah satunya adalah “hidup sederhana dan pandai berhemat”. Yang ditekankan di sini adalah hidup yang sederhana konsep ini memang sangat manjur tapi kita sering salah mengartikan kata ini seharusnya kita isi hidup ini dengan kata besar, indah, megah, fantastis, energize, dasyat, luar biasa, special, positif dan lain sebagainya kata – kata inilah yang seharusnya ada dalam hidup kita, yang sebenarnya arti kata sederhana ialah sikap dan tutur kata kita.
Jika kita bisa meng-implementasikan konsep ini dalam setiap langkah hidup kita, contoh kecil mungkin dalam pekerjaan sebisa mungkin tidak ada lagi kata tidak bergairah bekerja, jenuh, stuck, no idea, menunggu, tidak berani akan tetapi yang ada selalu  kegairahan bekerja, semangat, ide brilliant, innovative, creative, terobosan, keberanian.
Satu kata yang saya sebutkan di atas termasuk adalah keberanian, orang yang sudah sukses bila ditanya tentang rahasia suksesnya apa, pasti salah satunya adalah keberanian, yaitu keberanian dalam mengambil keputusan, keberanian dalam mengambil resiko. Semakin besar tantangan atau resiko yang akan dihadapinya semakin besar pula peluang yang akan didapatkan nantinya, jika tantangannya kecil pasti peluang yang didapatkan nanti kecil juga. Peluang disini bisa diartikan suatu impian, harapan, cita – cita.
Jadi mari kita hidup tidak untuk yang biasa – biasa saja akan tetapi hidup yang luar biasa, saya percaya perusahaan kita bisa maju dan berkembang  pesat seperti sekarang ini karena didukung oleh teman – teman yang memiliki keberanian. Mari teman kita songsong hari esok yang penuh peluang dan harapan.

Kepercayaan tidak bisa kita buat, akan tetapi kepercayaan itu dilahirkan,

Kepercayaan tidak bisa kita buat, akan tetapi kepercayaan itu dilahirkan,
Kata kepercayaan mengandung sesuatu kekuatan yang besar bagi Perusahaan kita jika tidak maka tidak mungkin saya dan teman – teman masih bekerja di perusahaan tercinta kita.
Berkat kepercayaan konsumen dan investor kepada perusahaan kita untuk berbisnis, maka sampai dengan saat ini perusahaan kita masih dapat berdiri kokoh, juga berkat teman- teman marketing mendorong kepercayaan itu kepada calon konsumen untuk berbisnis dengan kita maka sampai dengan saat ini perusahaan kita masih dapat berdiri kokoh di tengah krisis yang sempat melanda beberapa waktu lalu.
Teman –teman percaya segala sesuatu yang kita perbuat atau kita kerjakan adalah ibadah, mulai saat kita keluar dari pintu rumah, kita berdoa semoga dalam perjalanan ke kantor tiba dengan selamat, saat kita bekerja keluarga anak istri mendoakan kita agar dapat bekerja dengan baik dan nanti bisa kembali pulang di rumah dengan tdak kurang sesuatu apapun, di kantor kita dapat bekerja dengan percaya bahwa apa yang kita lakukan atau kerjakan adalah ibadah semua untuk keluarga dan perusahaan..
Dari sejak awal kita menumbuhkan atau lahirkan rasa kepercayaan kepada Perusahaan di mana tempat kita bekerja ini dapat memberikan sesuatu yang berharga bagi kita dan keluarga, maka kita dengan keikhlasan dan penuh harapan bekerja untuk kemajuan Perusahaan. Teman – teman percaya dengan kita memancarkan rasa kepercayaan ini kepada lingkungan sekitar kita maka akan tercipta suatu kondisi yang positif, kondusive, yang dapat menggairahkan untuk kemajuan perusahaan kita.
Jadi perusahaan ini masih berdiri karena kepercayaan yang dibangun teman – teman semua. Mulai saat ini marilah jangan kita bertanya apa yang bisa perusahaan berikan kepada kita tetapi kita balik bertanya apa yang bisa kita lakukan untuk perusahaan kita yang tercinta.

Penyakit paling parah di dunia



Penyakit paling parah di Zaman sekarang bukanlah Kusta atau TBC, melainkan perasaan tidak diinginkan, tidak dipedulikan, dan ditinggalkan oleh semua orang... 

-Mother Teresa-